DWP Satpol PP DKI Jakarta Gelar Pertemuan Rutin Bertema Pencegahan Osteoporosis untuk Kesehatan Keluarga

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta menggelar pertemuan rutin dengan mengusung tema “Pahlawan Kesehatan Keluarga: Ibu Cerdas, Kenali & Cegah Osteoporosis untuk Lindungi Diri & Keluarga” di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).

Kegiatan ini diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh anggota sebagai upaya menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Suasana hangat dan penuh semangat tampak mewarnai pembukaan kegiatan, mencerminkan komitmen DWP Satpol PP Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung gerakan sehat dan berdaya bagi perempuan serta keluarga.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Nurmala Satriadi, turut memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh anggota agar senantiasa berperan aktif sebagai pilar kesehatan keluarga, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit sejak dini.

Rangkaian pertemuan semakin semarak dengan pelaksanaan sesi talk show kesehatan yang menghadirkan narasumber Dr. Ade Tobing, Sp.KO Sub.Sp.APK (K). Dalam pemaparannya, Dr. Ade menekankan pentingnya mengenali dan mencegah osteoporosis sejak dini melalui gaya hidup sehat, terutama bagi perempuan, sebagai bagian dari edukasi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan keluarga.

Selain fokus pada edukasi kesehatan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda pendukung, seperti lomba merangkai bunga, lomba kostum bertema floral, serta bazar produk anggota DWP. Beragam kegiatan tersebut tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi wadah kreativitas sekaligus pemberdayaan ekonomi perempuan.

Melalui pertemuan rutin ini, DWP Satpol PP Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong anggotanya agar tetap sehat, aktif, produktif, dan berdaya, serta mampu berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.